PPPM Baitul Makmur

Menu


HomeProgramsFacilityNewsAbout

Blog Menu


CategoriesTagsAuthors
Published November 05, 2026Advice

Gelar Musyawarah Santri Bulanan, PPPM Baitul Makmur Tekankan Pengamalan Budi Luhur dan Budaya 5S kepada Warga Sekitar

By Admin PPPMBM

Surabaya (5/11) — Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitul Makmur Surabaya kembali menggelar agenda rutin bulanan Musyawarah Santri di lantai 3 Masjid Baitul Makmur pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri putra dan putri ini menjadi wadah evaluasi bulanan sekaligus pembinaan karakter dalam memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Dewan Guru PPPM Baitul Makmur memberikan arahan khusus mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis dan komunikasi yang baik antara santri mahasiswa dengan masyarakat di sekitar lingkungan pondok pesantren.

Dewan Guru PPPM Baitul Makmur, Ustadz Rosyid, mengimbau seluruh santri untuk senantiasa mempraktikkan akhlakul karimah dan budi luhur dalam keseharian, terutama saat berinteraksi di luar lingkungan asrama. Ia menekankan pentingnya budaya srawung (membaur dan bersosialisasi secara positif) dengan warga sekitar melalui kebiasaan saling menyapa.

“Para santri harus senantiasa menerapkan budi luhur dan aktif srawung terhadap warga sekitar dengan membiasakan tegur sapa. Dalam keseharian, terapkanlah prinsip 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun kepada siapa pun yang kita temui di lingkungan masyarakat,” pesan Ustadz Rosyid di hadapan seluruh santri.

Senada dengan arahan tersebut, Dewan Guru PPPM Baitul Makmur lainnya, Ustadz Abdillah, turut mengingatkan bahwa keberadaan santri di PPPM Baitul Makmur tidak terpisahkan dari kehidupan sosial warga setempat. Oleh karena itu, adab dan tata krama santri menjadi cerminan langsung dari nilai-nilai pembinaan di dalam pesantren.

“Kita semua harus konsisten menerapkan budi luhur dalam setiap tindakan, karena selama menempuh pendidikan dan tinggal di PPPM Baitul Makmur ini, kita hidup berdampingan langsung dengan warga sekitar,” tegas Ustadz Abdillah.

Penekanan terhadap budaya 5S dan sikap srawung ini merupakan wujud nyata pengamalan 29 Karakter Luhur khususnya dalam membangun kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik tidak hanya di kalangan internal sesama santri, tetapi juga meluas hingga ke masyarakat sekitar.

Melalui agenda musyawarah santri bulanan ini, seluruh santri PPPM Baitul Makmur diharapkan semakin peka terhadap lingkungan sosialnya, mampu menjaga nama baik almamater pondok pesantren, serta hadir membawa manfaat dan kesejukan bagi warga sekitar.